Mugkin aku hanya semilir angin bagimu yang pernah kau hirup dan kau hempaskan jauh darimu.
Mungkin aku bukan siapa-siapa bagimu.
Mungkin aku hanya sepenggal kisah lama darimu yang mesti kau lupakan selamanya.
Aku sekerang memang hanya kenangan yang mesti kau kubur dalam-dalam jauh darimu.
Mungkin sekarang aku hanya bisa melihatmu saja.
Mungkin kau sudah lupakan aku tapi,asal kau tahu
Bahwa aku tak'akan pernah melupakanmu
Minggu, 07 November 2010
Berkunjung ke rumah Octha
Namaku Bella umurku 13 tahun.Aku bersekolah di SMPN 89.Hari ini gue,ratna,ana dan rati bermain
KeRumah Octha Memang awalnya menyenangkan tapi,ratna mengacaukannya.awalnya kami bermain di kamar octha karena bosan kami pindah ke ruang tv.Saat sedang asyik menonton tv mamanya octha menawarkan agar kami makan dahulu.Kami makan dengan ayam dan sop buatan mamanya octha.
“hhmmm…lezzat” kata octha
“ya iyalah buatan emak lu” kata ratna menimpalinya.
“biarin..huh” kata octha dengan nada sedikit kesal.
“ha..ha..ha..sudah-sudah jangan berantem” kataku
Selesai makan kami semua cuci tangan.Setelah itu kami ke atap untuk bermain.tapi karna udara sedikit panas karna masih agak pagi,kami hanya sebentar.di atap.Saat kami nonton tv tiba-tiba tvnya mati karena kami kira korseleting akhirnya kami bemain ke luar rumah.Kami menuju ke warnet(warung internet)untuk bermain game ternate mati lampu,kukira rumah octha yang korsleting ternate mati lampu akhirnya kami bermain ke taman di komplek.Kami melewati jembatan penyebrangan ternyata ana takut ketingian.
“aduh,,,Gue takut ah,,,“kata ana dengan ke takutan di wajah nya
“ah,,ana gue pegangin deh”kata ratna.
“ah,,go ah,,malepetaka gue dipegang lo” kata ana dengan tatapan cemas
“ya udah ma gue aja na”kata gue
Akhirnya ana pun mau dengan berpegangan ma gue kita jalan di tengah-tengah agar ana tidak melihat ke bawah.Sampai di bawah kita ngeliat pohon ceri yang sudah berbuah.Kita pun be rebut ceri sampai tiarap,loncat,jonngkok macem-macem deh selesai ngambil ceri kita ngobrol sambil berjalan ke taman komplek pas sampai taman komplek tiba-tiba..
“aduh,kaki gue sakit”kata rati meringis kesakitan
“kenapa lo?”kata octha sambil memmegangi kakinya rati
“sini gue liat,kayaknya kesusuban deh” kata gue dengan meraba telapak kakinya rati
“duh,jadi gimana dong kasian rati” kata ana dengan wajah cemas
“ya udah gak pa-pa kok”kata rati dengan wajah kuat untuk memberikan kepercayaan pada kami
Akhirnya kami memutuskan untuk balik ke rumah octha.Pada saat kami melewati jembata ratna exemplar Mainan nya octha ke atas,dia yakin kalau bias mendapatkan mainan itu lagi,sambil lari-lari.Pas kita sampai di atas ter-nyata mainan nya tidak ada,octha pun panik sambil marah-marah ke ratna.Octha pun lari kebawah mencari mainan-ny bersama kami.Akhirnya tidak ketemu,akhirnya kita dengan keening pulang ke rumah octha.Octha pun masuk denga diam ratna pun minta maaf pada octha dan berjanji menggantinya dengan yang baru berapa menit kemudian mamanya octha nawarin kita jeruk gue pun menolak,karena gak enak sama mamanya octha akupun mengambilnya.Karena sudah tidak enak sama octha karena telah menghilankan mainan-nya gue mengusulkan untuk pulang.Setelah meminta izin pada orang tua-nya octha dan octha sendiri.kami pun pulang dengan rasa bersalah.
“maafkan kami octha” kami tau kami salah gue,ratna.ana.dan rati minta maaf. to:octhavienly
Sebelum kami pulang kami menaruh kertas itu di atas tasnya.
Setalah kami pulang octha membereskan tasnya kedalam kamar.Saat mengangkat tasnya,octha melihat kertas terse but yang tadi di tulis kami.Saat itu octha tersenyum dan bergumam ia mengatakan
“aku sudah memaafkanmu teman” kata octha sedikit menitikan air mata
^THE END^
KeRumah Octha Memang awalnya menyenangkan tapi,ratna mengacaukannya.awalnya kami bermain di kamar octha karena bosan kami pindah ke ruang tv.Saat sedang asyik menonton tv mamanya octha menawarkan agar kami makan dahulu.Kami makan dengan ayam dan sop buatan mamanya octha.
“hhmmm…lezzat” kata octha
“ya iyalah buatan emak lu” kata ratna menimpalinya.
“biarin..huh” kata octha dengan nada sedikit kesal.
“ha..ha..ha..sudah-sudah jangan berantem” kataku
Selesai makan kami semua cuci tangan.Setelah itu kami ke atap untuk bermain.tapi karna udara sedikit panas karna masih agak pagi,kami hanya sebentar.di atap.Saat kami nonton tv tiba-tiba tvnya mati karena kami kira korseleting akhirnya kami bemain ke luar rumah.Kami menuju ke warnet(warung internet)untuk bermain game ternate mati lampu,kukira rumah octha yang korsleting ternate mati lampu akhirnya kami bermain ke taman di komplek.Kami melewati jembatan penyebrangan ternyata ana takut ketingian.
“aduh,,,Gue takut ah,,,“kata ana dengan ke takutan di wajah nya
“ah,,ana gue pegangin deh”kata ratna.
“ah,,go ah,,malepetaka gue dipegang lo” kata ana dengan tatapan cemas
“ya udah ma gue aja na”kata gue
Akhirnya ana pun mau dengan berpegangan ma gue kita jalan di tengah-tengah agar ana tidak melihat ke bawah.Sampai di bawah kita ngeliat pohon ceri yang sudah berbuah.Kita pun be rebut ceri sampai tiarap,loncat,jonngkok macem-macem deh selesai ngambil ceri kita ngobrol sambil berjalan ke taman komplek pas sampai taman komplek tiba-tiba..
“aduh,kaki gue sakit”kata rati meringis kesakitan
“kenapa lo?”kata octha sambil memmegangi kakinya rati
“sini gue liat,kayaknya kesusuban deh” kata gue dengan meraba telapak kakinya rati
“duh,jadi gimana dong kasian rati” kata ana dengan wajah cemas
“ya udah gak pa-pa kok”kata rati dengan wajah kuat untuk memberikan kepercayaan pada kami
Akhirnya kami memutuskan untuk balik ke rumah octha.Pada saat kami melewati jembata ratna exemplar Mainan nya octha ke atas,dia yakin kalau bias mendapatkan mainan itu lagi,sambil lari-lari.Pas kita sampai di atas ter-nyata mainan nya tidak ada,octha pun panik sambil marah-marah ke ratna.Octha pun lari kebawah mencari mainan-ny bersama kami.Akhirnya tidak ketemu,akhirnya kita dengan keening pulang ke rumah octha.Octha pun masuk denga diam ratna pun minta maaf pada octha dan berjanji menggantinya dengan yang baru berapa menit kemudian mamanya octha nawarin kita jeruk gue pun menolak,karena gak enak sama mamanya octha akupun mengambilnya.Karena sudah tidak enak sama octha karena telah menghilankan mainan-nya gue mengusulkan untuk pulang.Setelah meminta izin pada orang tua-nya octha dan octha sendiri.kami pun pulang dengan rasa bersalah.
“maafkan kami octha” kami tau kami salah gue,ratna.ana.dan rati minta maaf. to:octhavienly
Sebelum kami pulang kami menaruh kertas itu di atas tasnya.
Setalah kami pulang octha membereskan tasnya kedalam kamar.Saat mengangkat tasnya,octha melihat kertas terse but yang tadi di tulis kami.Saat itu octha tersenyum dan bergumam ia mengatakan
“aku sudah memaafkanmu teman” kata octha sedikit menitikan air mata
^THE END^
Kata-kata bijak Albert Einstein
"Aku tidak punya bakat khusus. Aku hanyalah orang yang penasaran."
-Hakikatku adalah yang aku pikirkan, bukan apa yang aku rasakan
-Selagi ada cinta tidak perlu ada lagi pertanyaan
-Aku Berpikir terus menerus berbulan-bulan dan bertahun tahun, sembilan puluh sembilan kali dan kesimpulannya salah. Untuk yang keseratus aku benar.
-Kalau mereka ingin menemuiku, aku ada disini. Kalau mereka ingin bertemu dengan pakaianku, bukalah lemariku dan tunjukkan pada mereka. (Ketika istrinya memintanya berganti untuk menemui Duta Besar Jerman)
-Kebanyakan orang mengatakan bahwa kecerdasanlah yang melahirkan seorang ilmuwan besar. Mereka salah, karakterlah yang melahirkannya.
-Tanda kecerdasan sejati bukanlah pengetahuan tapi imajinasi.
-Imajinasi lebih berharga daripada ilmu pengetahuan. Logika akan membawa Anda dari A ke B. Imajinasi akan membawa Anda kemana-mana.
-Tidak ada eksperimen yang bisa membuktikan aku benar, namun sebaliknya sebuah eksperimen saja bisa membuktikan aku salah.
-Orang-orang seperti kita, yang percaya pada fisika, mengetahui bahwa perbedaan antara masa lalu, masa kini, dan masa depan hanyalah sebuah ilusi yang terus menerus ada.
-Dunia ini adalah sebuah tempat yang berbahaya untuk didiami, bukan karena orang-orangnya jahat, tapi karena orang-orangnya tak perduli.
-Mencari kebenaran lebih bernilai dibandingkan menguasainya.
-Hidup itu seperti naik sepeda. Agar tetap seimbang, kau harus terus bergerak.
-Sudah saatnya cita-cita kesuksesan diganti dengan cita-cita pengabdian.
-Lebih mudah mengubah plutonium dari pada mengubah sifat jahat manusia.
-Tidak ada yang lebih merusak martabat pemerintah dan hukum negeri dibanding meloloskan undang-undang yang tidak bisa ditegakkan.
-Belajarlah dari masa lalu, hiduplah untuk masa depan. Yang terpenting adalah tidak berhenti bertanya.
-Generasi-generasi yang akan datang akan kehilangan keyakinan bahwa manusia akan berjalan di muka bumi dengan darah dan daging.
-Nilai manusia terletak pada apa yang bisa dia terima.
-Kalau nilai 9 itu kesuksesan dalam kehidupan, maka nilai 9 sama dengan x ditambah y ditambah z. Bekerja adalah x, y adalah bermain, dan z adalah untuk berdiam diri.
-Orang berjiwa besar akan selalu menghadapi perlawanan hebat dari orang-orang picik.
-Barangsiapa yang tidak pernah melakukan kesalahan, maka dia tidak pernah mencoba sesuatu yang baru
-Hal yang paling sukar dipahami di dunia ini adalah pajak penghasilan.
-Kecerdasan tidak banyak berperan dalam proses penemuan. Ada suatu lompatan dalam kesadaran, sebutlah itu intuisi atau apapun namanya, solusinya muncul begitu saja dan kita tidak tahu bagaimana atau mengapa.
-Kebahagiaan dalam melihat dan memahami merupakan anugerah terindah alam.
-Hanya ada dua cara menjalani kehidupan kita. Pertama adalah seolah tidak ada keajaiban. Kedua adalah seolah segala sesuatu adalah keajaiban.
-Usaha pencarian kebenaran dan keindahan merupakan kegiatan yang memberi peluang bagi kita untuk menjadi kanak-kanak sepanjang hayat.
-Hanya seseorang yang mengabdikan dirinya untuk suatu alasan dengan seluruh kekuatan dan jiwanya yang bisa menjadi seorang guru sejati. Dengan alasan ini penguasaan menuntut semuanya dari seseorang.
-Kalau kau tidak bisa menjelaskannya dengan gamblang/sederhana, maka kau belum cukup memahaminya.
-Di tengah-tengah kesulitan ada kesempatan.
-Kita tidak bisa memecahkan masalah kita dengan pemikiran yang sama pada saat kita menciptakannya.
-Ini sungguh mengejutkan bahwa teknologi telah melebihi kemanusiaan kita.
-Rahasia dari kreativitas adalah mengetahui cara menyembunyikan sumber kreativitas kita itu.
-Hakikatku adalah yang aku pikirkan, bukan apa yang aku rasakan
-Selagi ada cinta tidak perlu ada lagi pertanyaan
-Aku Berpikir terus menerus berbulan-bulan dan bertahun tahun, sembilan puluh sembilan kali dan kesimpulannya salah. Untuk yang keseratus aku benar.
-Kalau mereka ingin menemuiku, aku ada disini. Kalau mereka ingin bertemu dengan pakaianku, bukalah lemariku dan tunjukkan pada mereka. (Ketika istrinya memintanya berganti untuk menemui Duta Besar Jerman)
-Kebanyakan orang mengatakan bahwa kecerdasanlah yang melahirkan seorang ilmuwan besar. Mereka salah, karakterlah yang melahirkannya.
-Tanda kecerdasan sejati bukanlah pengetahuan tapi imajinasi.
-Imajinasi lebih berharga daripada ilmu pengetahuan. Logika akan membawa Anda dari A ke B. Imajinasi akan membawa Anda kemana-mana.
-Tidak ada eksperimen yang bisa membuktikan aku benar, namun sebaliknya sebuah eksperimen saja bisa membuktikan aku salah.
-Orang-orang seperti kita, yang percaya pada fisika, mengetahui bahwa perbedaan antara masa lalu, masa kini, dan masa depan hanyalah sebuah ilusi yang terus menerus ada.
-Dunia ini adalah sebuah tempat yang berbahaya untuk didiami, bukan karena orang-orangnya jahat, tapi karena orang-orangnya tak perduli.
-Mencari kebenaran lebih bernilai dibandingkan menguasainya.
-Hidup itu seperti naik sepeda. Agar tetap seimbang, kau harus terus bergerak.
-Sudah saatnya cita-cita kesuksesan diganti dengan cita-cita pengabdian.
-Lebih mudah mengubah plutonium dari pada mengubah sifat jahat manusia.
-Tidak ada yang lebih merusak martabat pemerintah dan hukum negeri dibanding meloloskan undang-undang yang tidak bisa ditegakkan.
-Belajarlah dari masa lalu, hiduplah untuk masa depan. Yang terpenting adalah tidak berhenti bertanya.
-Generasi-generasi yang akan datang akan kehilangan keyakinan bahwa manusia akan berjalan di muka bumi dengan darah dan daging.
-Nilai manusia terletak pada apa yang bisa dia terima.
-Kalau nilai 9 itu kesuksesan dalam kehidupan, maka nilai 9 sama dengan x ditambah y ditambah z. Bekerja adalah x, y adalah bermain, dan z adalah untuk berdiam diri.
-Orang berjiwa besar akan selalu menghadapi perlawanan hebat dari orang-orang picik.
-Barangsiapa yang tidak pernah melakukan kesalahan, maka dia tidak pernah mencoba sesuatu yang baru
-Hal yang paling sukar dipahami di dunia ini adalah pajak penghasilan.
-Kecerdasan tidak banyak berperan dalam proses penemuan. Ada suatu lompatan dalam kesadaran, sebutlah itu intuisi atau apapun namanya, solusinya muncul begitu saja dan kita tidak tahu bagaimana atau mengapa.
-Kebahagiaan dalam melihat dan memahami merupakan anugerah terindah alam.
-Hanya ada dua cara menjalani kehidupan kita. Pertama adalah seolah tidak ada keajaiban. Kedua adalah seolah segala sesuatu adalah keajaiban.
-Usaha pencarian kebenaran dan keindahan merupakan kegiatan yang memberi peluang bagi kita untuk menjadi kanak-kanak sepanjang hayat.
-Hanya seseorang yang mengabdikan dirinya untuk suatu alasan dengan seluruh kekuatan dan jiwanya yang bisa menjadi seorang guru sejati. Dengan alasan ini penguasaan menuntut semuanya dari seseorang.
-Kalau kau tidak bisa menjelaskannya dengan gamblang/sederhana, maka kau belum cukup memahaminya.
-Di tengah-tengah kesulitan ada kesempatan.
-Kita tidak bisa memecahkan masalah kita dengan pemikiran yang sama pada saat kita menciptakannya.
-Ini sungguh mengejutkan bahwa teknologi telah melebihi kemanusiaan kita.
-Rahasia dari kreativitas adalah mengetahui cara menyembunyikan sumber kreativitas kita itu.
Langganan:
Postingan (Atom)



